Posted by : Vicio rizky


Perjalanan dari Tian Jin menuju kota Rizuki membutuhkan waktu 1 minggu perjalanan. sang Raja Tian Jin dan menteri beserta pengawal dan pasukan dari Cheng yang masih setia kepada raja Cheng terdahulu. Dengan rombongan cukup besar itu,mereka melewati beberapa desa. Meski para penduduk sempat merasa takut,namun karena sang Raja sangat bersahabat,rakyat memberi penyambutan. "Rajaku,Apakah tidak apa-apa jika kita meninggalkan kerajaan? Bisa saja Masaomi dan Gleyser menyerang kita mendadak." Ucap sang menteri. "Tidak apa,masih ada ratuku,Stella yang sakti dan dapat mengatur kerajaan ." "Tapi Baginda,jika kita beriringan dengan pasukan sebesar ini,apa prajurit Rizuki tidak mengganggap kita akan menginvasi kotanya?" Tanya Sang Menteri. Sempat pikiran itu menghantui sang Raja beberapa saat,namun dengan optimis sang Raja berujar "hmmm memang mungkin benar kata-katamu. Tapi setidaknya para prajurit itu akan menghadap Rizuki. Rizuki tahu bahwa kerajaan kita adalah sekutu baginya."

Kondisi desa yang dilalui setelah Raja Tian Jin melewatinya sangat kontras dengan iring-iringan pasukan dari Gleyser,Masaomi,dan The Banditers. Setiap desa yang dilalui derap pasukan ini selalu membumihanguskan desa,merampok lumbung makanan,membunuh penduduk dan memperkosa perempuan yang ada . Hingga pada suatu saat di desa Trem,Para prajurit dengan kejam memenggal kepala penduduknya "Jangan biarkan mereka yang hidup dari kerajaan Tian Jin dibiarkan hidup." Komando Erlang "Jangan bunuh kami" Ujar beberapa penduduk yang bertekuk lutut,mencoba meminta kasihan dari sang raja Erlang,namun kepala mereka dipenggal oleh Jeje dan Melody. Di desa itu sempat berpatroli 25 prajurit mata-mata Rizuki yang mencoba mengawasi pasukan musuh,dipimpin oleh Jecko dan Nadzar. "Mereka kejam,aku ingin membunuh mereka,namun jumlahnya sangat banyak." Ujar Jecko "Biarkan kita memberi efek serangan kejutan." Ujar Nadzar. Lalu 25 prajurit itu memberi serangan gerilya. Jecko dan beberapa orang memberi hujan panah,sedang Riga,Naufal dan sisanya memberi hujan shuriken . "uaaaa" suara beberapa prajurit musuh yang kemudian mati mengenaskan. "Siapa yang memberi serangan ?? Dasar Pengecut !!" Ucap dan umpatan dari salah satu panglima perang musuh bernama Holden,anak buah Mars. Lalu Nadzar memimpin pasukannya . "Tombak Api " Tombaknya berubah menjadi api,tombaknya ia tancapkan ke tanah dan berubahlah tanah yang dipijak menjadi lautan api,yang kemudian menjilati tubuh pasukan musuh. "Para penduduk yang tersisa,cepat kalian menyingkir ke selatan. Disana ada kota aman,ikuti kami." Ujar Takeshi "Jurus Teleport" Takeshi mengeluarkan manteranya yang berusaha menyelamatkan penduduk. Ada sekitar 100 orang penduduk yang tersisa kemudian diungsikan Takeshi menuju Rizuki. "Baginda Gleyser,bagaimana dengan penduduk yang diungsikan itu? Apa mereka akan kita basmi?" Ucap salah seorang komandan bernama Gress."Jelas,bumihanguskan sisa 100 orang itu!" Ujar Drackonice. "Kau takkan bisa membunuh penduduk tak berdosa. Terimalah Penjara Kayu Abadi !" Riga mengeluarkan jurusnya,yang mencoba mengulur dan menahan pasukan musuh dan Drackonice."Kurang ajar,dasar tak tahu diri !" Umpat Drackonice. Prajurit yang terkurung berusaha menghancurkannya,namun mereka kemudian mati lemas semua. "Sesak. hosh hosh. dasar payah prajuritku." Namun penjara itu dapat dihancurkan oleh Mars. "Pembatal Keabadian!" "Ckckck,kau payah,Drackonice." Ujar Mars "Maaf,aku lengah." "Hebat juga. mereka memang patut jadi raja." ucap Riga dalam hatinya. Setelah Takeshi menyelesaikan evakuasi,Para mata-mata pun berusaha melarikan diri. "Jurus 7 lapis dinding tanah !" Naufal berusaha mengulur waktu agar ia dan teman-temannya bisa melarikan diri. "Takkan kubiarkan, Tinju Monster !!" Drackonice pun meninju dinding tanah itu dan hancur seketika dinding itu. "Jurus Kabut !" Riga pun membuat kabut tebal disekelilingnya. "Sial dasar ! Mereka pasti akan melarikan diri. Akan kukejar !" Ujar Mars,namun Erlang mencegahnya. "Biarkan saja ! kita harus fokus menyerang Tian Jin. Cepat perlangkah kaki !"
Sesampainya di Gapura kota Rizuki,prajurit penjaga merasa resah karena ada tamu yang membawa pasukan   besar. "Permisi,Tamu dari seberang. Anda siapa dan dari mana kalau boleh tahu?" Ucap salah satu penjaga. "Saya adalah Raja Tian Jin dan menterinya. Ingin bertemu dengan Rizuki,salah seorang sahabat saya." "Baiklah. Tunggu sebentar saya akan memberi laporan ini kepada Raja Rizuki." Lalu penjaga itu segera mengambil kudanya dan menuju istana Rizuki. " Sembari menunggu,silahkan ada minuman yang disediakan. Tapi dalam bertamu nanti tuan baginda raja Tian Jin,sebaiknya anda,menterinya dan 5 pengawalnya yang diperbolehkan masuk istana,sedang pasukannya ditinggallkan disini." ucap penjaga lain. "Oh tidak apa,saya bisa menerimanya." Ucap sang Raja
Jurus teleport Takeshi pun dengan cepat tiba di depan gapura Kota. "Penjaga,aku titip 100 orang pengungsi dari Trem ini. Aku akan memberi laporan kepada Tuan Rizuki." "Siap kapten Takeshi." "Maaf penjaga siapakah para pengungsi ini?" Tanya Raja Tian Jin. "Ini adalah penduduk desa Trem. kami sempat mengawasi dan mengusik pasukan aliansi musuh dan menyelamatkan mereka." Ucap Nadzar yang kemudian disusul teman-temannya setelah melalui perjalanan panjang dengan jurus teleport. Jurus yang bisa dibilang mempercepat perjalanan,namun menguras tenaga mereka. "Baginda,Trem adalah salah satu desa kekuasaan kita di Utara,jika mereka membumihanguskannya,berarti mereka sudah dekat dengan kerajaan kita." Ucap sang Menteri.
Sementara itu di Istana Rizuki. "Baiklah penjaga,biarkan Raja Tian Jin dan Menterinya masuk kesini. Aku ingin berbicara dengan mereka." Ucapku. Hari ini terbilang diriku cukup sibuk,harus mengatur kota,mendidik tentara yang dipersiapkan di akademi militer,dan mengurus pengungsi yang berdatangan ke kota ini setelah desa mereka dihancurkan pasukan Erlang dkk. Namun,masih saja ada yang ingin bertamu,tapi tetap kusambut dia. "Beristirahatlah Rizuki,kau terlihat capai." kata Haruka yang baru selesai beristirahat setelah berlatih Kendo. "Tak apa,Haruka. Justru kamu yang harusnya istirahat,kamu tengah hamil. Aku tak ingin kamu mengalami keguguran. Beristirahatlah,sembari menemani Nabilah dan Ayana." "Baiklah,Rizuki. Aku mengerti dengan kesibukanmu." Lalu Haruka pergi menuju ruang keluarga untuk menemani Nabilah dan Achan bermain.
"Maaf atas kelancangan saya datang kemari. Izin melapor,Tuan Rizuki. Kami sempat mengusik para pasukan musuh. Jumlah mereka diperkirakan 20000 lebih. Mereka besar kemungkinan akan menyerang Tian Jin dalam waktu dekat. Sempat saya bawa Para pengungsi dari salah satu desa yang dibumihanguskan mereka" Ucap Takeshi dengan nafas tersengal,setelah ia datang tiba-tiba . "Okelah,terima kasih atas laporanmu. Para pengungsi kau tempatkan di barak pengungsian disebelah barak militer." Perintahku. "Perintah baginda akan saya laksanakan." Lalu ia bergegas keluar. 
"Selamat pagi sahabat lamaku,Rizuki-san bagaimana keadaanmu?" Sang Raja Tian Jin dan menteri serta 5 pengawalnya memasuki istanaku. "Kabarku baik saja. Namun aku tak ingat bahwa kau sahabatku dulu." "Ckckck,mungkin kamu terkena amnesia setelah perang itu. Dulu aku juga sempat menjadi anggota pasukan Kerajaan Cheng,namun ayahku memanggilku dan lalu aku dijadikan sebagai penerusnya . Kita sempat bertarung bersama dalam perang itu,dan sering berpatroli bersama." Ucap sang Raja Tian Jin. "Owh jadi kamu Rolver,yang dulu berduet denganku dalam berusaha memberantas pengkhianat. Bahkan kamu sempat terluka parah akibat tebasan pedang penjahat gunung Henzu." "Iya ini masih ada bekas." Ucap Rolver,sang Raja Tian Jin yang kemudian menunjukkan bekas lukanya di daerah dada.
 "Terima kasih baginda Rolver mau datang kesini,ada perlu apa anda kesini??" Ucap Bima yang waspada serta menunjukkan ujung pedangnya ke arah Rolver. Sempat terjadi bersitegang,5 pengawalnya pun jua segera menodongkan pedangnya kearah bima,aku dan Claymore serta Fujiwara. "Tenanglah Bima,ini adalah sahabat lamaku. Turunkan pedang kalian ! Rolver ada perlu apa kalian kesini?" "Rizuki. Ini membahas kerja sama kita untuk membasmi musuh lama. Mereka sangat meresahkan. " "Aku tahu hal itu Rolver. Mereka bersiap menguasai dunia,karena Tian Jin adalah kekuatan terakhir yang terbesar." "Ya,setelah Cheng hancur,sudah tak ada kestabilan politik. Cheng dibawah pimpinan Melody,Ratu Erlang,sangat parah. Kita harus menghancurkan aliansi itu dan menguasai Cheng secepatnya." "Ya,tapi kekuatanku tak cukup seimbang untuk melawan. ada 20000 orang lebih pasukan yang harus dibasmi. Mata-mataku baru membasmi 100 orangnya . Sedang aku hanya punya 5000 orang " Ucapku.
 "Aku telah mengirimi pasukan Cheng yang masih setia terhadap raja Cheng terdahulu dan dirimu. Ada 2500 prajurit Terimalah sebagai kerjasama aliansi ini. pasukanku ada 7500 orang,ditambah 2500 orang yang nanti lulus dari akademi saat musuh akan menyerang,dan pasukanmu serta pasukan Cheng kita dapat seimbang." "Tapi,tuanku Rolver jangan lupakan ada 2500 pasukan zombie di belakang sana. Mata-mata kami telah mengecek keberadaannya." Ucap Bima. "Apa???" Rolver pun kaget setengah mati. "Tuk menyegel Zombie biarkan aku dan ketiga pengawalku yang akan mengurusnya." Ucapku. "Apa kamu yakin??" tanya Rolver "Ya ditambah kekuatanmu dan 500 orang setidaknya cukuplah. hahah." Ucap Rizuki yang diselingi canda khasnya yang membuat seisi ruangan tertawa. "Akan kuakhiri pertemuanku dengan dirimu. Jangan pernah lengah !" Ucap Rolver ringan yang kemudian pergi meninggalkan istanaku.
=================================Bersambung ke part 9=====================

{ 11 komentar... read them below or Comment }

  1. Gokil gan wkwkwkwkwk, ampe ada Haruka JKT48 segala

    BalasHapus
  2. Bagus juga menarik dahh
    Lanjut novel'x, kalau cerpen gk sampai berseri2

    BalasHapus
  3. kira-kira sampai part berapa nih gan ,, bikin penasaran

    BalasHapus
  4. seperttinya tidak ada habisnya

    BalasHapus
  5. sinopsis........... lengkap bener.

    BalasHapus
  6. wah ada juga jkt48 nya hehehhe

    BalasHapus

  7. Kunjungan sob

    Visit dan Follow juga ya
    http://animeshirou.blogspot.com

    BalasHapus
  8. wah ini" gw juga tertarik ^^ keren"

    WWW.SoniaOshi48.blogspot.com
    join yah ^^ + comment" heheh (y)

    BalasHapus

Satu komentar anda sangat berarti bagi kelangsungan blog ini. Semoga mengena ya dengan puisinya

- Copyright © 2013 Spirit and Confidence - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -