Posted by : Vicio rizky

NAPLES, KOMPAS.com — Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, mengakui keinginannya untuk melatih mantan klubnya, Napoli. Namun, mimpinya itu terbentur masalah utang pajak yang menjeratnya terhadap pemerintah Italia. Ia juga mengaku bahwa akibat masalah itu, pemerintah Italia menganggapnya seperti pengkhianat.

"Saya ingin melatih Napoli. Tapi, pemerintah Italia memperlakukan saya seperti seorang pengkhianat," ujar Maradona seperti dilansir Goal, Rabu (15/2/2012).

Pemain yang terkenal dengan "Gol Tangan Tuhan" itu mengatakan, ia sudah lama bermimpi melatih Napoli untuk menghiasi karier kepelatihannya. Apalagi, ia memiliki hubungan emosional dengan klub yang ia bela dari 1984 hingga 1991 itu.

Sejak bermain di Napoli, Maradona diklaim pemerintah Italia tidak membayar pajak dan masih berutang pada pemerintah Italia sebesar 37 juta euro (sekitar Rp 432,8 miliar). Maradona merasa tidak mempunyai utang dengan negara tersebut. Bahkan, akibat masalah itu, Maradona merasa tidak nyaman jika ingin kembali ke Italia.

"Saya cinta Napoli dan Italia. Tapi, pihak berwenang Italia memperlakukan saya seperti pengkhianat. Setiap kembali ke Italia, saya merasa ngeri dan saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan utang pajak. Ini hanya trik pintar dari beberapa direktur," ujar pelatih berusia 51 tahun ini.

Leave a Reply

Satu komentar anda sangat berarti bagi kelangsungan blog ini. Semoga mengena ya dengan puisinya

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Spirit and Confidence - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -