Posted by : Vicio rizky

TEMPO Interaktif, Palembang - Emas kembali dipersembahkan oleh atlet Indonesia. Kali ini dari cabang menembak. Penembak nasional Anang Yulianto di nomor standard pistol 25 meter putra berhasil meraih 596 poin.

Dalam game yang dimainkan Sabtu sore, 12 November 2011 itu, Anang berhasil menaklukkan lawannya, Andullah Khalel, dari Malaysia dengan 562 poin dan Bui Quang Nam dari Vietnam yang meraih 559 poin.

Pelatih tim nasional menembak, Glenn C.A., mengatakan Perbakin telah menduga kemenangan ini sebelumnya. "Dia (Anang Yulianto) salah satu atlet andalan Indonesia yang diprediksi mendapatkan emas, ini juga berkat dukungan dan doa seluruh anak bangsa," kata Glenn, Sabtu, 12 November 2011.

Anang Yulianto mengaku bangga bisa mempersembahkan emas bagi kontingen Merah Putih. “Alhamdulillah. Semuanya berkat dukungan semua pihak. Medali emas ini saya persembahkan untuk semuanya,” katanya.

Nasib belum beruntung dialami oleh penembak yang diturunkan dalam nomor 10 meter air riffle putra serta 50 meter riffle tiga posisi putri. Dalam 10 meter air riffle putra, emas diraih oleh Zin Zhang dari Singapura dengan total angka 588.

Disusul oleh Hadafi Jaafar Mohammad, sementara medali perunggu diraih Weerawat Chaisawat dari Thailand dengan total poin 583. Pada nomor ini, tim nasional asuhan Glenn C.A. hanya berada di peringkat 8 dan 10 dari 16 kontestan.

Dari tiga nomor yang dipertandingkan hari ini, menurut pelatih Glenn, semuanya sudah sesuai target. Sementara itu, di nomor riffle 3 posisi putri, penembak Maharani Ardy asal Sumatera Selatan menempati posisi 9.

Dua penembak Malaysia berjaya meraih emas dan perunggu, masing-masing adalah Muhamed Taibi Nur Surani yang meraih 585 poin, Abdul Halim Nur Ayuni 576 poin, dan medali perak oleh Majchacheep Sununta dari Thailand dengan 577 poin.

“Kita sudah prediksi hasil ini, ini bukan nomor spesialis Maharani. Namun dia memang harus turun agar terbiasa dan mendapat pengalaman di event besar seperti ini,” ujar Glenn. Hasil ini diakui Glen kian memudahkan mencapai target 2, bahkan bisa melampauinya karena peluang Indonesia masih terbuka di empat nomor lainnya.

Besok, dari 6 nomor yang digelar, Indonesia berpeluang meraih emas lewat nomor 50 meter riffle prone penembak asal Sumatera Selatan, Wisnu Aji Rahmad, 10 meter air pistol putri oleh Lia Puspitaningrum, dan Prabowo Sony di nomor 50 meter. “Peluang terbesar kita berharap dari Wisnu, semoga bisa tercapai,” ujar Glenn.

Leave a Reply

Satu komentar anda sangat berarti bagi kelangsungan blog ini. Semoga mengena ya dengan puisinya

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Spirit and Confidence - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -