Posted by : Vicio rizky

Awan hitam menyelubung langit

Menahan tangisan di tengah mendung
Air mata yang kan terurai lagi
Di alam gelisah dan gundah

Berusaha kutangkis kesedihan
Yang terus menjulang tinggi
Di tengah derapan luka batin
Terus ku menderita
Menunggu duka yang membumbung
Di saat harapan telah musnah

Ah,ku mungkin sudah tak hidup lagi
Sirna lentera harapan terakhir
Yang lenyap ditelan gelapnya malam

Pekat dan penuh siksa tenang ini
Membunuh rasa ini dengan pelan
Rasa cinta yang dahulu jadi penyemangatku
Tuk berjuang bersama harapan dan angan
Kini sudah hilang dan lenyap
Karena kehilangan dirimu

Tak ada lagi sinar harapan di pelupuk mata
Yang jadi penunjuk jalanku
Tak ada lagi bisikan mesra
Yang menjadi canduku dalam hidup
Tuk berbuat lebih baik lagi
Tak ada belaian dari kasih sayang
Yang membuatku tuk bertahan

Hanya tinggal menunggu keajaiban
Tuk menemukan pembaharuan
Pada buku hidupku yang usang
Meninggalkan kenangan berdua dalam lembar
Hanya tinggal menunggu takdir
Berpasrah di dalam lara 
Hanya bisa mengucapkan perpisahan
Oleh ragamu yang menghilang
Di telan kabut kesunyian

{ 10 komentar... read them below or Comment }

  1. Bukan Gambar Nabilah Laghie Yah Zehahahaha

    BalasHapus
  2. Kenapa gk gmbar Nabilah lgi gan hahahaha

    BalasHapus
  3. hadir ,,, salam blogger sobbb coment back yh hehehe

    BalasHapus
  4. knjngan mlm genk sakit genk khilangan heheh

    BalasHapus
  5. keren.. udah puitis abiss dah :)

    BalasHapus
  6. aihhhh,,isinnya pusi" cinta mulu nh..hahahahha
    #KOMMENBEKSUKSESS !! :P

    BalasHapus
  7. :-) wah senangnya.. Puisinya Bagus :-) (Y)
    . mohon kunjungan baliknya Gan ke blog saya http://bit.ly/Energi131
    makasih

    BalasHapus
  8. sungguh menyengat terlebih matahari tengah menyengat..

    BalasHapus
  9. sedih rasanya kehilang orang yang kita sayangi

    BalasHapus

Satu komentar anda sangat berarti bagi kelangsungan blog ini. Semoga mengena ya dengan puisinya

- Copyright © 2013 Spirit and Confidence - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -